Jumat, 16 Agustus 2013

Pada awal nya ini hanya ketertarikan biasa terhadapmu, hanya rasa suka krn melihat pendirian mu yg begitu anggun,beribawa dan sopan. Tp aku jg hnya lelaki biasa,tdk bisa mengelak dari rasa cinta, ketertarikan ku tadi, rasa suka ku tadi yg awal nya hnya sekedar mengagumi kini tumbuh tanpa bisa ku kontrol menjadi sebuah perasaan cinta.

Langkah awal dari perasaan ini,ku coba mencari tau siapa teman terdekat mu, untuk bertanya tntang keseharian mu. Ternyata semua penilaian ku selama ini terhadapmu tdk salah, dengan mendengar cerita dari sahabat2 mu bahwa kau mmg gadis baik,yang membuat aku semakin ingin untuk mendapatkan mu.

Proses ku untuk mendekati mu terbilang cukup mulus,beruntung kau tipe wanita yang ramah,sehingga tidak banyak kendala saat ingin masuk kedalam dunia mu.
Di mulai dengan cara mu merespon setiap pesan singkat dariku,cara mu berbicara padaku di skolah, dan banyak hal yg kita lakukan bersama saat aku ingin lebih mengetahui tentang dirimu.
Bbrapa minggu berlalu,skrng kita sudah semakin dekat,smkin akrab.
Ku putuskan untuk mengungkapkan isi hatiku padamu, ternyata kau pun memiliki perasaan yg sama terhadapku. Iya,kau menyutujui bahwa "aku dan kamu" skrng sudah menjadi "kita"

Disinilah awal kesalahan terburuk yg pernah ku lakukan. Mencoba menjalin hubungan denganmu yg berbeda keyakinan denganku.
Tp aku tidak bisa berbuat apa2,aku sudah di butakan cinta,tdk terpikir kalau nnti nya perbedaan ini akan menjadi perpisahan yg menyakitkan

Sudah hampir satu tahun kita menjalin hubungan,tp aku bersyukur selama itu tdk pernah ada konflik di antara kita krn latar belakang perbedaan.
Pernah aku bertanya kepadamu, bagaimana kelanjutan hubungan kita ini kedepan? Krn kepercayaan kita yg berbeda.
Jawaban mu sungguh membuat aku tenang,dgn merangkul tanganku kau mengatakan
"Sayang,yg membedakan kita hanya hari jum'at dan minggu,itu takkan bisa memisahkan kita"
Setiap aku merisaukan tntng perbedaan di antara kita,jawaban mu itu yg selalu membuat aku bisa bertahan.

Saat aku sudah mulai melupakan tntg perbedaan itu,dan tdk ingin memusingkan nya lagi. Kau malah membuat sesuatu keputusan yg membuat aku terkejut. Iya,kau memutuskan untuk mengakhiri hubungan kita krn alasan "perbedaan"
Kenapa?! Disaat aku sudah mulai melupakan tntg itu,kau malah membuat suatu keputusan yg tidak bisa ku terima!
Kau yg meyakinkan aku utk tidak perlu risau krn perbedaan! Tapi kau yg membuat aku hancur krn keputusan mu! Apa yg sebenarnya ada di pikiran mu? Hubungan ini hanya permainan? Benarkah?!
Ketakutan ku selama ini yg selalu ku tepis,yg selalu ku coba utk melupakan nya ternyata benar! Bahwa hubungan ini pasti kandas.
Tidak masalah bagiku,jika dari awal kau tdk pernah meyakinkan aku bahwa hubungan ini akan baik2 saja meski kita berbeda. Tp kau meyakinkan aku. Kau membuat aku layak nya sedang memakan jeruk dan mengigit bijinya! Sangat pahit!
Saat itu aku benar2 tdk bisa memahami mu,aku tdk kenal siapa dirimu. Aku hanya bisa diam,menerima keputusan mu. Terlintas di pikiran ku,suatu tanya yg besar, "apa kau merasakan sakit yg ku rasakan saat ini?". Saat kau memutuskan pilihan mu itu? Tapi kau sudah memilih,alasan mu akan coba ku terima.

Aku berterima kasih buat hari2 indah bersamamu,kau akan jadi salah satu sejarah dalam dihidupku.
Skrng kita sudah jalan dgn sendiri2, aku selalu berdoa utk masa depan mu. Dan semoga kau menemukan seseorang yg pantas buat dirimu